Sektor Pertanian
Penghasil padi dan palawija berkualitas dengan sistem irigasi teknis yang dikelola mandiri oleh kelompok tani.
Membangun desa, memajukan bangsa. Sinergi masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan kelestarian budaya.
Peta Wilayah Desa Sambong
Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur
Desa Sambong merupakan salah satu dari 20 desa yang berada di wilayah Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan. Desa ini terletak sekitar 5 km di sebelah utara pusat Kecamatan Pacitan dengan luas wilayah mencapai 863,172 hektare dan terbagi menjadi 12 dusun dengan total 1,057 kepala keluarga. Desa Sambong berbatasan dengan Desa Tamanasri di sebelah utara, Desa Pucangsewu dan Desa Sumberharjo di sebelah selatan, Desa Glinggangan di sebelah barat, serta Desa Ponggok dan Widoro di sebelah timur. Dengan karakteristik iklim tropis yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan, Desa Sambong memiliki kondisi yang mendukung sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama sebagian besar masyarakat.
Luas Wilayah (Ha)
863,172
Daftar Dusun
Jumlah KK
1,057
Total Penduduk
3.170
Sebaran Usia
Total penduduk bekerja
2.072
Mata Pencaharian Utama
*Kategori Lainnya mencakup PNS, pengrajin industri rumah tangga, pedagang keliling, pengusaha kecil menengah, pembantu rumah tangga, TNI/POLRI, pensiunan, dan profesi lain dengan jumlah kecil.
Penghasil padi dan palawija berkualitas dengan sistem irigasi teknis yang dikelola mandiri oleh kelompok tani.
Pengelolaan ternak yang berkelanjutan dengan pemantauan rutin kesehatan hewan dan pemberian pakan yang seimbang.
Beragam produk olahan pangan, kerajinan tangan, serta jasa menjahit yang dikelola oleh ibu-ibu dan perempuan generasi muda.
Sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat, menjadi perhatian bersama untuk mendorong pembangunan desa yang lebih baik.
Banyak ruas jalan yang berlubang atau belum diaspal, dengan bebatuan yang kurang aman dilalui kendaraan.
Kurangnya lampu penerangan jalan meningkatkan risiko kendaraan keluar jalur dan masuk jurang, terutama pada malam hari.
Gedung lembaga desa dan sekolah masih kurang memadai untuk menunjang kegiatan warga dan proses belajar mengajar.
Belum tersedia truk pengangkut maupun bank sampah sehingga pengelolaan sampah masih dilakukan dengan pembakaran yang menghasilkan polusi udara.
Kebakaran hutan masih sering terjadi dan menjadi ancaman rutin bagi kelestarian kawasan hutan Desa Sambong.